MasaTa’aruf Siswa Madrasah (Matsama)/MOPD : 19 s.d. 21 Juli 2016; Dan belum ada janji akan ada kenaikan. Hidayat mengadakan kegiatan serap aspirasi dengan para perwakilan sekolah madrasah baik madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis 13 Agustus 2015. TheIslamic Primary School (Madrasah Ibtidaiyah) is a form of response to the needs of the Indonesian Muslim community and as a patron of secular education brought by the Dutch. KementerianAgama (Kemenag) mencairkan dana bantuan sosial Program Indonesia Pintar (PIP) madrasah tahap I. Pencairan tahap I ini ditujukan untuk 778.195 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dengan total anggaran mencapai Rp336 miliar. POSKUPANG.COM, KUPANG - Madrasah Ibtidaiyah (MI) Rumah Quran Hidayatullah (RQH) Kota Kupang mewisudakan 42 siswa. Peserta didik itu diwisudakan setelah berhasil menyelesaikan hafalan 2 juz ayat suci Al-Quran. Metode itu, diterapkan pada sekolah yang baru berjalan tiga tahun itu. Prosesi wisuda dilakukan dilangsungkan di aula kantor DPD Hebat bukan berarti harus ‘besar’, tetapi sesuatu yang tidak biasa bagi madrasah atau sekolah di sekitarnya. Memiliki keunggulan lokal atau keunikan-keunikan tertentu, dengan demikian madrasah akan menjadi pilihan masyarakat,” ujarnya. Kemenag bercita-cita memiliki madrasah unggul dan hebat yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air. ContohJudul Sekripsi Daftar Judul Skripsi PAI Bagian 00 . Upaya Guru Dalam Membiasakan Aktivitas Keagamaan Di Mts Cokroaminoto Lebakwangi Pagedongan Banjarnegara Tahun Pelajaran 2008/2009; Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Fiqih Pada Kelas Tinggi Di Madrasah Ibtidaiyah Cokroaminoto 2 Lebakwangi Kecamatan Soloposcom, SUKOHARJO — Karseno Handoyo sejak Juli 2019 diberi amanah sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN 4 Sukoharjo.Sebelumnya, Karseno menjabat sebagai Wakil Kepala MIN Jetis Bidang Kesiswaaan selama bertahun-tahun. Selama hampir dua tahun, Karseno mengimplementasikan manajemen berbasis madrasah yang JAKARTA Djunaidi (53), guru olahraga di Madrasah Ibtidaiyah di Penjaringan, Jakarta Utara, telah enam kali mencabuli seorang siswinya dalam enam bulan terakhir. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, Jumat (26/7/2019), mengatakan, informasi itu didapat dari keterangan siswi yang jadi korban. belajarsiswa Di seKolah Dasar/ maDrasah ibtiDaiyah muh. luqman arifin STAI Khozinatul Ulum Blora, Jawa Tengah, Indonesia luq_c2003@ Bagi kebanyakan orang, membuat janji dan kemudian menemui . Muh. Luqman Arifn 204 KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam seorang konselor bukanlah hal yang mudah. Meskipun mulai banyak PelaksanaanPembelajaran Al-Qur’an pada siswa kelas I Madrasah Ibtidaiyah Negeri Tempel Ngaglik Sleman Yogyakarta : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga, 2009 diamalkan, sehingga janji Allah dalam kitab suci Al-Qur’an akan kebahagiaan dunia dan akhirat akan dirasakan setiap muslim a Peserta Madrasah Ibtidaiyah 40 orang putera dan puteri b. Peserta Madrasah Tsanawiyah 64 orang putera dan puteri c. Peserta Madrasah Aliyah 56 orang putera dan puteri d. Peserta karyawan/karyawati 27 orang putera dan puteri e. Peserta dharmawanita 11 orang puteri. Pasal 3 Tiap kontingen (Pengurus Cabang Porseni) boleh mengirimkan IstriBupati ini Janji Akan Dirikan Perpustakaan di Tiap Kecamatan February 7, 2022. (Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah). Luas gedung perpustakaan sekolah paling sedikit 0,4 m2 x jumlah siswa, dengan ketentuan bila 3 s.d. 6 rombongan belajar luas gedung paling sedikit 72 m2, 7 s.d. 12 rombongan belajar luas gedung paling sedikit 144 m2 LEBAK Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cililitan di Kampung Sindangsari, Desa Bejod, Kecamatan Wanasalam ambruk saat aktivitas kegiatan belajar Tidak Ada Hujan Dan Angin Bangunan Madrasah di Wanasalam Ambruk - Suara Investigasi / suarainvestigasi.com Iamenyampaikan, untuk jenjang madrasah ibtidaiyah (MI), terdapat 3.260 siswa dari 448 lembaga yang mengikuti ANBK tahun ini, madrasah tsanawiyah (MTs) ada 2.758 siswa dari 216 lembaga, dan madrasah aliyah (MA) ada 2.249 siswa dari 101 lembaga. Siswa yang mengikuti ANBK itu merupakan perwakilan siswa kelas akhir yang dipilih secara acak. DirekturKurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Moh. Isom mengatakan, pada tahap kedua, dana BOS madrasah yang dicairkan lebih dari o3Ks7R. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan siswa terhadap penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh di 3 madrasah ibtidaiyah. Data dikumpulkan dengan interview mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oles Miles dan Hubermen. Hasilnya menunjukkan bahwa persepsi guru terhadap penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh di madrasah ibtidaiyah berbeda-beda. Ada yang mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan pilihan yang tepat; Ada yang mengatakan bahwa mau tidak mau kita harus mengikuti kebijakan Pemerintah; Ada yang mengatakan bahwa pembelajaran jarak jauh ini sulit, dan lebih mudah tatap muka; Ada yang berpandangan bahwa setiap kebijakan pasti ada tujuannya, akan tetapi harus dilihat dari kondisi daerah masing-masing, jangan disamaratakan sehingga tidak merugikan semua pihak, dan; yang terakhir mengatakan ketidaksetujuannya atas penerapan kebijakan pembelajaran jarak jauh ini. Adapun, dalam hal efektif atau tidaknya pembelajaran jarak jauh ini, guru-guru di madrasah ibtidaiyah merasa bahwa pembelajaran jarak jauh ini kurang efektif, bahkan tidak efektif untuk dilakukan. Pasalnya, banyak keluhan-keluhan yang disampaikan orang tua murid kepada guru. Keluhan-keluhan tersebut merupakan faktor penghambat yang muncul akibat diberlakukannya pembelajaran jarak jauh. Sementara itu, persepsi siswa juga menunjukkan perbedaan. Ada yang setuju, ada pula yang tidak. Yang setuju berpandangan bahwa pembelajaran jarak jauh ini cukup efektif. Sedang yang tidak, berpandangan bahwa pembelajaran jarak jauh ini tidak efektif bahkan sangat tidak efektif untuk dilakukan To read the full-text of this research, you can request a copy directly from the has not been able to resolve any citations for this has not been able to resolve any references for this publication. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program inklusif di MI Keji Ungaran Jawa Tengah. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penyelenggaraan program inklsuif di MI Keji berjalan dengan baik di tengah keterbatasan yang dimiliki. Proses pembelajaran dilakukan dengan sistem pull out, di mana kurikulum yang digunakan merupakan modifikasi dari kurikulum nasional, kurikulum madrasah, dan Kurikulum Program Pendidikan Individual PPI. Keberadaan guru pembimbing dengan latar belakang pendidikan yang kurang relevan tidak menyurutkan semangat mereka untuk memberikan pendidikan yang setara bagi anak berkebutuhan khusus. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free =│轟=J' │三f薄芸彗ヽ[=→[111震 桑壌 1秦拷 詳[t ifirも語 ζI難1.=暮 爵'F籠性● ==t轟=│お=≒ ふ澪●IFEMALE LEADERSttIP IN IttDONESIAN PFSANア ρINPENYELENGGARAAN PEttDIDIKAN IttKLじ SIF PADA MADRASAHIBIIDAlYA‖ MIK猛JI UttGARAN」 AWA TENCAHPttLAKSANAAN PROGRAM PENGEK/18AttGAN SEKttLAH BERBASISPESANTR涯 輔STUDI KASUS SEKOLA‖ N/1ENENGAH PERTAMA BERBASISPESANTRENSN/1P8PAZZAINIYYAtt DAN ISLAN/1 GEttERASIDI KAな ∪PATttN SUKABUヽ41JAWA BARATPOLA PIKlR GURtj MADRASAH jATENC DAN DIV DAN DASARPENGEMBANGAN DIKLAT CIttARACIε R 3ノムD〃VC ‐ASPIRASI N/1A‖ ASISヽ膨A TERttADAP PEMBELA』 ARAN PEttDIDIKANAGAMA ISLAM DI PERG∪ R∪ AN TlNGGIむ MtJMKASUS MAHASISIA/AFIP tjPI BAND∪輔GEVALUASI PRttGRAM EKSTRAK∪ RIKULER SENI KEACAMAAN DI MAN 8」AKARIABAHAN BACAAN KEAGAMAAtt AKTIVIS KAMPtJS DItJNIVERSITASPADJADJARANUNPADBANDUttGEKSISTENSI YAYASAN SADHAR h/1APAN DIKOTA SURAKARTA DANPttRKEMBANGAN SPIRITUALITAS HINDU JAWAPttNGINTEGRASIAN IA/1AN DAN PER/1B[LAJARANlNア ″GR八 爾NG′ス′IHスND ιttRN′NG/1FLPADA KEGlATA漏 8ELAJAR,MEttGA」 AR DISMPADVENT DKIJAKARTA DAN SEKITARNYAIssN 0215,7829eLissN2502‐ 7891」akarta lSSNJuli― September 2016 2502-7891」uFnai VOlurne NOmor HalamanPENAMAS 29 2 189‐ 348KEMttNTttRAN ACAMA BALAI P饉鷲壼LITIAN DAN PENGttMBANOAN ACAMAJAKARTA Akreditasi LIPI Nomor565/Akred/P2MI″ LIP1/04/20141SSN0215-7829e″ ISSN2502″ 7891PENAMASIuRNAL PENELITIAN KEACAMAAN DAN KEMASYARAKATANVolume 29, Nomor 2, Juli - September 2016Jurnal PEi{AMAS diterbitkan oleh Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarte .-tujuannya sebagai wadah penyebarluasan dan pertukaran hasil-hasil penelitian dan pe-."=tentang wacana ilmiah bidang keagamaan dan kemasyarakatan. PENAMAS sendiriadalah -dari Penelitian Keagamaan dan Kemasyarakatan. Naskah-naskah yang dimuat dalam ju^.berasal hasil penelitian maupun kajian kritis dari para peneliti maupun akademisl yang me^.-bidang kehidupan keagamaan, pendidikan agama dan keagamaan serta lektur dan kh-,-keagamaan. Jurnal PENAMAS terbit sejak tahun '1988, dan saat ini terbit dengan frekuensr 3 .kalidalam setahun Juni, September, dan Desember.PIMPINAN UMUMSekretaris Badan Litbang dan Diklat Kementerian AgamaPENANGGUNG JAWABDra. Hj. Anik Farida, Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Agama JakartaMIIRA BTSTARIProf. DR. M. HisyamProf. DR. Bambang Pranowo, MAProf. DR" Achmad FedyaniSaifuddinProf. DR. Nanang Fattah, Fuad FachruddinPEMIMPN DEWAtt MI‐ T.′ MosiKehidupan KeagamaanANGGOTA DEWAN REDAKSiPro` Anwar Kehidupanくeagamaan Thaib BR.「 Pendidikan Agarna datt Keagamaan Anwar, Pendidikan Agarna dan KeagarnaanZulkarnaitt Yani′ Lektur dan Khazanah KeagamaanAsep Saefullah′ l曖 .Ag Lektur dan Khazanah KeagamaanREDAКTUR PELAKSANA/SttXRETARISAgusiswantor S,S.′ datt Khazanah KeagarnaanDESAl‖ GRAFIS DAN TATA LETAKMukhtar AlshodiqADMINISTRASSuhirrna持′ Dokumentasi dan Arsip Fattkhah Distパ bus吟Novel Muttara′ SEBendahara Dewan RedaksりAsep Erlan MauanaALAMAT REDAttSIBalal Penelitian dan Pengembangan Agama JakartaJIno Rawa Kじning Pulo Cebang,Cakung― 」akarta Tirnurr 1 3950Telp/Faks +62-21-4800725/4800712Webske http〃 penamasEFnail Jurnalpenamas dan Khazanah KeagamaanUIN Syarif Hidayatu‖ ah」akarta/Kehidupatt KeagarnaanDepartemen Antropolog与 Fakultas lrnu Sosial dan iimuPolitik′ Universitas lndonesia/Kehidupan KeagaFnaantJIN Sunan Cunung[万 ati Bandung/Pendidikan Agama danKeagamaanUIN Syarif Hidayatullah」 akarta/Pendidikan Agarna danKeagarnaan PENAMASJURNAL PENELITIAN KEAGAMAAN DAN KEMASYARAKATANVolume 29′ Nomor2′ Juli‐ September 2016Halaman 189口 348DAFTAR ISI_EMBAR ABSTRAK一 一――一 ―十一―――一 ――――一 一 一 一―――一 一 ――一一―- 189-198FEMALE LEADERSHIP IN INDONESIAN ρESANTRfNZaklyah ――――――――――――――――一―――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――――- 199-120PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKL∪ SIF PADA MADRASAH IBttIDAlYAHMIKEJI UNGARAN JAWA ttENGAHUmi Mむ zayanah― ――一一 一 ――一―一一一一一――一一 一 一一一一―∵一一PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN SEKOLAH BERBASISPESANttRENSttUDIKASUS SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS PESANttRENSMPBPAZZAINIYYAH DAN ISLAM GENERASI DI KABUPATEN SUKABUMI′ JAWA BARATMulyana ――――――――――――――― ―――――――――――― ――――――――― ―――――――――― ――――――――――――――― ――――¨――――――――121-226POLAPIKIRGURUMADRASAHJAttENGDANDIYDANDASARPENGEMBANGANDIKLAtt CHARハCTER 3ι〃LD′NGMahfud ―――――――――¨―――― ―――――‐―――――――――――――――――――――――――――――=― ―――――――ニーーーー_____- 249-264ASPIRASI MAHASISVVA TERHADAP PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMAISLAM DI PERGURUANttINGGIUMUMKASUS MAHASIS磯 \FIP UPIBANDUNGInnran Siregar ―――――――――――――――――――――¨――――――――――――――¨――――――――¨――――¨―――――――――¨―――――――― 265-278227-248Jurnol PENAMASVoIume 29, Nomor 2, luli-September 2016, Holomon i - iv EVALUASI PROGRAM EKSTRAKURIKULER SENI KEAGAMAAN DI MAN 8JAKARTAIbnu Salrnan ―――――――――――――――――――――――――――――――¨―――____― ――――――――_― ――――――――――――――――____BAHAN BACAAN KEAGAMAAN AKTIⅥ S KAMPUS DI UNIVERSITASPADJADJARANUNPADBANDUNGMahmudah NurEKSISttENSI YAYASAN SADHAR MAPAN DI KOTA SURAKARTA DANPERKEMBANGAN SPIRI‐「UALITAS HINDU JAWAAchnnad Rosidi ―――――――――――――――― ―――――――――― ――――――――――― ―――――――――― ――――――――――― ―――――――――PENGINttEGRASIAN IMAN DAN PEMBELAJARAN〃 VTfGM「rⅣ G A4′刀リスⅣD154RⅣ′ⅣG//FlPADA KEGIATAN BELAJAR― MENGAJAR DI SMP ADVENtt DKIJAKARTA DAN SEKITARNYAKetty Diana Tundoong dan wardani Rahayu ――――――――――――――――――――――¨―――――――――――――――――――PANDUAN MENULISJURNAL PENELITIAN KEAGAMAAN DANKEMASYARAKATAN ―――――――___― ――_,¨ ――¨―――― ――― ―――――――――――――――――――――――― ―――――― 一――¨―II lurnaL PENAMAS Volume 29, Nomor 2, luLi_september 20i6, Halqmon i _ ivI279-296297-314315-332333-344345-348 DARI MEJA REDAKSISyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa-Allah Swt, Jurnal PENAMAS Penelitian Keagamaandan Kemasyarakatan Volume 29 Nomor 2, Juli-September Tahun 2016 dapat diterbitkan danhadir di hadapan PENAMAS edisi kali ini menyajikan sebanyak 9 sembilan artikel, yang terbagi kedalam artikel-artikel yang terkait dengan bidang kehidupan keagamaan, pendidikan agamadan keagamaan,-serta lektur dan khazanah keagamaan. Ketiga bidang penelitian atau kajianinitetap menjadi fokus Jurnal Penamas, karena sesuai dengan Tugas dan Fungsi kami sebagailembaga penelitian dan pengembangan di lingkungan Kementerian Dewan Redaksi Jurnal PENAMAS Penelitian Keagamaan dan Kemasyarakatanmengucapkan terima kasih kepada para Mitra BestariJurnal PENAMAS Penelitian Keagamaandan Kemasyarakatan, terutama mereka yang memberikan koreksi dan saran perbaikanreview untuk artikel-artikel Volume 29 Nomor 2, Juli-September Tahun 2016 ini, yakni Nanang Fattah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr Achmad Fedyani SyaifuddinUniversitas Indonesia Depok, Dr. Fuad Fachruddin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, danProf. Dr. M. Hisyam LIPI. Juga, tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada YusriAkhimuddin, yang telah menerjemahkan abstrak ke dalam bahasa berharap artikel-artikel yang disajikan pada edisi kali ini, dapat memberikankontribusi, baik sebagai bahan/dasar pertimbangan'kebijakan di bidang pembangunanagama maupun pengembangan ilmu pengetahuan agama dan masyarakat secara membaca!Jakarta, Juli 2016Dewan RedaksiJurnal PENAMASVoIUme 29, Nomor 2, Juli-September 201-6, Holamon i - iv Jurnal PENAMAS VoLume 29, Nomor 2, Juli-September Holomon 189 - L98Umi MuzayanahBalai Penelitian dan Pengembangan Agama SemarangJalan Untung Suropati Kav. 69-70 Bambankerep Ngaliyan Semarangemail umimozaT8 TrON OFTJFfNC二υS′ yF FDυ“7JON 4丁′S二Д‖C FaFMFNИRyscH001MIKFJr tJNG“ RANfN CFNTR4二 JAy4″le “ of ttiS reseθrcわ ″s to ttscribe ttef“ριemen鮨“οβ oftteめ cι υsiye c υca“on ォ′s` “icFιθmenttry Scわ οοιMIκげI υηggttβ ρ Cerfra` rescrcわ υsc [わ e9υιfa“ ye apprοac力 .7わc肥sυ ιls οfだsearch sわο″むdめθォめc用ριemenね[ο ηοfちわθncιυsive edυ6 ιο η alハイノKttliυ ρ″θιιιちわουgわl 耐os in its resfric“ venes, The learη ng ρrοceSSwas cοndυcfed しγifわ ρυιι ου system レνわeκ lんgcurricυ`υ“wου`d be ysed weた 用οdiFic frOmめenliορι curricυ ιυЛ%[わe′ηdras わcυrricυ`υ爛′βめeあdvdu `θυcarJο n ρrOg紹綱PPICυ rricυ` ers′ θχisたη“s`力 e stυdenお ′yisο r″わicわNat ηOオ だleyan面 肋油θ″bacoroυ ρ edyc“οわごid ttοl decreasc iわ etr,ρiril 10 Serye tわelわe e9υθιeducalion fOrめctr disabred s"凛]β ttdυ slr e6bcaだοa madrasah′disabred stt/deη よs SemrangJurnal PENAMAS No 2′ Ju11-September 2016,121-226INDONESIAPENYELENCGARAAN PENDEDIKANINKLUSIF PADA MADRASAHIBTIDAIYAHMIKEJE UNGARANJAWA TENGAHMelalui pendekatan kualitatif, penelitian inibertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaanprogram inklusif di MI Keji Ungaran JawaTengah. Hasil penelitian menunjukkan, bahwapenyelenggaraan program inklsuif di MI Kejiberjalan dengan baik di tengah keterbatasan yangdimiliki. Proses pembelajaran dilakukan dengansistem pull out, di mana kurikulum yang digunakanmerupakan modifikasi dari kurikulum nasional,kurikulum madrasah, dan Kurikulum ProgramPendidikan Individual PPI. Keberadaan gurupembimbing dengan latar belakang pendidikanyang kurang relevan tidak menyurutkan semangatmereka untuk memberikan pendidikan yang setarabagi anak berkebutuhan Kunci Pendidikan inklusif, madrasah, AnakBerkebutuhan Khusus, Semarang 1 1=================================================================PENVELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF PADA MADRASAHIBTIDAIYAHMIKEJl UNGARAN JAWA TENGAH「岬F′ MP二FMIN747rON OF THffNCLυSryF FDυ CArroN 4丁 rSム ДM′cFム fMfNTARy scH001MIKFJ′ UNGGARAN′N CFNTRAι ″lVAuMI MUZAYANAHUmi MuzaYanahla ai Penelitian dan-;rnbangan AgamaSemarang- -ing SuroPati Kav.,^.cankereP NgaliYanSemarang- -. -2a78 Diterima-'ggal 12 Mei 2016.=. -15 Agustus 2016., = -. - 31 Agustus oim of this research was to describe the impLementotion of the inclusiveeducationatlslomicElementarySchoolMIKe;itJnggaraninCentrolJava,This research used the qulitatiie approach. The results of reseorch showedthat the impLementotion of the inclusive education at Ml Keji run weLlalthough it'was in its restrictiveness. The Learning process .was condu,ctedwitn puLt out system where the curriculum would be used were modifiedfrom the national curriculum, the madrasah curriculum, and the individuoleducotion program PPI curricuLum. The teochers' existence asthe students'advisor which were not relevant with their bockground education did notdecrease their spirit to serve the the equoL education for their I ncLusive ed ucation, madrasah. d isa bled stude nts, Semara ngAbstrakMelaluipendekatankualitatif,penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanpelaksanaanprograminklusifdiMlKejiUngaranJawaTengah. Hasil penelitian menu njukkan, bahwa penyelenggaraan prog raminkliuif di MI Keji berjalan dengan baik di tengah keterbatasan yangdimiliki. proses pembeiajaran dilakukan dengan sistem pull out, di manakurikulum yang digunakin merupakan modifikasi dari kurikulum nasional,kurikulum *uJturih, dan Kurikulum Program Pendidikan individual PPI'Keberadaan guru pembimbing dengan latar belakang pendidikan yangkurang relevan tidak menyutuikan semangat mereka untuk memberikanpendidikan yang setara bagi anak berkebutuhan khusus'Kata Kunci Pendidikan inklusif, madrasah, Anak Berkebutuhan Khusus,Semarang211 Jurnol PENAMASVolume 29, Nomor 2, JuLi-September 201-6, Halomon 211_ - 226PENDAHULUANPendidikan yang berkeadilan dan tidakdiskriminatif mengamanatkan adanyasistem pendidikan yang mewadahi hakseluruh warga Indonesia untuk memperolehpendidikan yang setara. Hak warga negarauntuk memperoleh pendidikan yang samadfjamin dalam Undang-Undang Nomor 20Tahun 2003 Pasal 5 ayat 1-, yang secarategas. menyatdkan, bahwa "setiap warganegara mempunyai hak'yang,sama untukmemperoleh pendidikan yang bermutu".Hal ini berlaku untuk seluruh warga negaradengan latar belakang yang berbeda,tidak terkecuali latar belakang kondisi jiwamental dan raga yang berbeda." Kondisi keterbatasan fisik dan mentaltidak sedikit dialami oleh anak Indonesia,baik yang disandang sejak ia lahir kedunia maupun karena sebab yang memiliki keterbatasan ini lazimdisebut sebagai anak berkebuthan klasifikasi dan jenis kelainanyang disandang, anak berkebutuhan khususdigolongkan menjadi tiga klasifikasi utama,yaitu kelainan fisik, kelainan mental, dankelainan karakteristik sosial Abdullah 20L3,1.Kelainan fisik adalah jenis kelainan yangterjadi pada organ-organ tertentu, sehinggakehilangan fungsi sebagaimana fisik yang lazim dijumpai adaldhtunarungu, tunanetra, dan tunawicara. Selainitu, kelainan pada alat motorik tubuh yangdisebut sebagai tunadaksa juga tergolongpada jenis kelainan fisik Abdullah 201-3,L-2.Kelainan mental merupakan penyim-pangan kemampuan berpikir secara kritis danlogis. Diantara kelainan mentalyang banyakterjadi di Indonesia adalah tingkat ketunaan yang diderita,Hallhan & Kaufman 1991- membagikelainan tunagrahita menjadi menjadi tigagolongan Pertomo, tunagrahita denganIQ 50-75 yang disebut sebagai tunagrahitamampu didik. Kedua, tunagrahita denganrentang IQ 25-50 yang disebut sebagaitungrahita mampu tunagrahitayang memiliki rentang IQ 25 ke bawah yangdisebut sebagai tungrahita mampu karakteristik sosial dalamdunia pendidikan inklusif sering diistilahkandengan tunalaras. Amin dan DwidjosumartoL979 dalam Abdullah 2013,5 mendefinisi-kan kelainan karakteristik sosial sebagaikesulitan untuk menyesuaikan diri terhadaplingkungan, tata tertib, norma sosial, danlain-lain. Sikap anak yang masuk padakategori kelainan perilaku sosial ini biasanyamemiliki kompensasi berlebihan, seringbentrok dengan lingkungan, dan melakukanpelanggaran hukum /norma data dari BPS tahun 201-4,di Indonesia terdapat sekitar 1,48 juta anakberkebutuhan khusus dan baru sekitar26 persen yang memperoleh layananpendidikan. Hal ini karena akses yangterbatas bagi anak berkebutuhan khususuntuk memperoleh pendidikan, yangbiasanya diselenggarakan dalam bentuksekolah luar biasa SLB. Dilndonesia, jumlahSLB kurang lebih dan hanya 23persen di antaranya yang berstatus negerihttp//ka ba r- ba Selai n j u m la h SLByang hanya di bawah 1 persen, keberadaanSLB yang mayoritas di Jawa dan ibu kotaprovinsi, kabupaten/kota menyebabkankesempatan anak berkebutuhan khususmenyelesaikan pendidikan dasar hanya PenyelenggoroanPendidikontnktusifpodoModrosahtbtidaiyahMl...tJmiMuzoyonoh, aoa umumnya. Hal ini secara tegasMI Keji merupakan madrasah pada levelsekolah dasar yang telah menyelenggarakanpendidikan inklusif bagi anak berkebutuhankhusus. Madrasah Yang terletak diKecamatan Ungaran Barat ini memiliki 22siswa berkebutuhan khusus, di antara L47siswa yang dimilikinya. Penyelenggaraanmadrasah inklusif di MI Keji dilakukandengan menyediakan sistem pengajaranyang disesuaikan dengan kebutuhananak tanpa kebutuhan khusus dan anakkebutuhan khusus melalui adaptasikurikulum, pembelajaran, penilaian, dansarana prasarananya http//nujateng'com/'Penyelenggaraan pendidikan inklusif padaMI Keji ini dapat dijadikan percontohansekaligus memberikan kesemPatanbagi anak berkebutuhan khusus untukmemperoleh hak atas pendidikan yang layakpada sekolah ini dilakukan untuk mengkajilebih dalam pelaksanaan madrasah inklusifpada MI Keji Ungaran Kabupaten Semarang'Penelitian ini mencoba untuk mengupassistem penyelenggaraan pendidikan inklusifdi MI Keji, dilihat dari aspek manajemen'kurikulum dan pembelajaran, sarana-prasarana serta komPetensi guru'Kajian tentang pendidikan inklusif sudahcukup banyak dilakukan melalui beberapapenelitian. Isti ni ngsi h 2005 da n Wati 20L4mengkaji penyelenggaraan pendidikaninklusif dari sisi manajemen sekolah' Hasilpenelitian menunjukkan, bahwa penerapanmanajemen kurikulum pendidikan inklusifdapat dilakukan dengan memadukankurikulum reguler yang disesuaikandengan mempertimbangkan kondisi anakberkebutuhan khusus. Selain itu, manajemenjuga dilakukan dengan memberikanpelatihan kepada guru, memodifikasi-s yang disandang oleh'sebut cukuP bervariasi'si mental, autis, hiPeraktif's a iamban belajar, tunalaras's epilePsi, dan tunadaksa'...\ tingkat kelainan atau- drsandang siswa, madrasah s,^,'a berkebutuhan khusus-. kelomPok, Yaitu siswaa' khusus dengan tingkat'an dan siswa dengan tingkatr' USUS tidak signifikan';3ngofl tingkat kebutuhan khususg nif ikan